Asley Clinic

Asley Clinic News

Discover Update Events & Expert Tips You Need To Know To Build Your Skin Confidence

Fenomena “Skin Purging” yang Lagi Viral: Bedanya dengan Breakout dan Cara Mengatasinya

Pendahuluan

Akhir-akhir ini media sosial penuh dengan orang yang mengalami “purging” setelah mencoba skincare baru—mulai dari retinol, AHA/BHA, hingga serum eksfoliasi. Banyak yang panik karena wajah tiba-tiba muncul jerawat kecil-kecil, bruntusan, bahkan kemerahan.
Padahal, belum tentu itu tanda skincare-nya nggak cocok. Bisa jadi kamu sedang mengalami skin purging, fase yang normal terjadi ketika kulit sedang mempercepat proses regenerasi.

Namun, banyak orang masih salah kaprah dan mengira purging = breakout. Akibatnya, skincare yang sebenarnya bagus malah dihentikan. Maka dari itu, penting banget buat tahu apa itu purging dan bagaimana mengatasinya.


Apa Itu Skin Purging?


Skin purging adalah kondisi ketika jerawat “dipaksa keluar” lebih cepat oleh skincare yang mempercepat proses regenerasi kulit.
Skincare yang sering memicu purging:

  • Retinol / retinoid

  • AHA (glycolic acid)

  • BHA (salicylic acid)

  • Vitamin C dosis tinggi

  • Produk exfoliating toner

Saat kulit beregenerasi lebih cepat, kotoran/komedo yang sebelumnya “tersembunyi” di bawah kulit akan muncul ke permukaan. Ini yang bikin purging terlihat seperti breakout.


Purging vs Breakout: Bagaimana Cara Membedakannya?

1. Lokasi Jerawat

Purging: muncul di area yang biasanya memang sering berjerawat
Breakout: muncul di area yang sebelumnya jarang bermasalah

2. Durasi

Purging: 2–6 minggu
Breakout: terus muncul tanpa henti

3. Penyebab

Purging: karena active ingredients regeneratif
Breakout: karena iritasi, alergi, atau skincare yang tidak cocok

4. Bentuk Jerawat

Purging: jerawat kecil, whitehead, bruntusan
Breakout: jerawat besar, kemerahan, gatal


Penyebab Skin Purging

  • Penggunaan retinol yang terlalu cepat

  • Eksfoliasi berlebihan

  • Kombinasi produk aktif yang terlalu kuat

  • Perubahan skincare yang drastis

Purging bukan tanda kulit rusak, tapi tanda produk sedang bekerja. Hanya saja, kulit butuh adaptasi.


Cara Mengatasi Purging Agar Tidak Parah

1. Mulai Perlahan (Introduce Slowly)

Jika pakai retinol, mulai dari:

  • Minggu 1–2: 1x seminggu

  • Minggu 3–4: 2x seminggu

  • Setelah itu baru naikkan intensitas

2. Gunakan Moisturizer yang Menenangkan

Cari pelembap dengan kandungan:

  • Ceramide

  • Centella asiatica

  • Hyaluronic acid

Ini penting agar kulit tetap kuat selama proses purging.

3. Hindari Eksfoliasi Ganda

Jangan campur retinol + AHA + BHA dalam 1 rutinitas.
Kulit bisa iritasi parah dan berubah dari purging → breakout.

4. Pakai Sunscreen Setiap Hari

Kulit yang sedang purging lebih sensitif terhadap matahari.
SPF juga mencegah jerawat baru.

5. Jangan Dipencet!

Memencet jerawat akan memperparah peradangan dan ninggalin bekas hitam/bopeng.


Kapan Harus Stop Skincare?

Hentikan produk jika:

  • Jerawat muncul di area baru

  • Jerawat semakin besar dan sakit

  • Muncul gatal berlebihan

  • Kulit mengelupas parah atau perih

Ini tanda breakout/iritasi, bukan purging.


Kesimpulan

Skin purging adalah fase normal ketika kulit beradaptasi dengan bahan aktif yang mempercepat regenerasi. Banyak orang salah mengira purging sebagai breakout, padahal keduanya berbeda. Dengan mengenali ciri-cirinya dan menggunakan skincare secara bertahap, kamu bisa melewati fase purging dengan aman hingga kulit kembali stabil.